Nuansa Meriah sekaligus Sakral pada Ritual Padusan di Trukan

294

SEMANU, Selasa Pahing | Menjelang bulan ramadhan, masyarakat terbiasa melakukan  padusan, guna membersihkan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Tidak terkecuali masyarakat di Padukuhan Semanu. Mereka beramai-ramai untuk mengikuti prosesi ritual padusan di sumber mata air Trukan, Minggu (5/5).

Sumber mata air atau masyarakat menyebut Belik Trukan, terletak di Dusun Semanu Tengah, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Tepatnya di pinggir sungai Trukan,

Jelang Puasa, Belik Trukan Ramai Pengunjung

Dimulai pukul 12.00 WIB, masyarakat berjubel memadati tempat ritual padusan.

Turut hadir dalam acara Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, Camat Semanu, dan Kapolsek Semanu, juga tidak ketinggalan ratusan warga masyarakat.

Sampai sore hari masyarakat masih hilir mudik datang ke tempat padusan tersebut, untuk melaksanakan prosesi ritual padusan.

Sebelum dilakukanya acara padusan oleh masyarakat umum, para pemangku adat mempersiapkan alat-alat atau ubo rampe yang digunakan untuk pembuka acara. Diiringi dengan kesenian terbangan kuno, acara dipimpin Ahmad Suhardono, sesepuh setempat.

Usai membacakan doa, secara simbolis air Belik Trukan diambil menggunakan kendi, untuk berwudhu atau bersesuci para pemangku adat dan pelaku budaya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.