Masyarakat langsung menyerbu kali Trukan untuk melakukan padusan di sungai, setelah upacara ritual selesai.
Chairul Agus Mantara Kepala Bidang Pelestarian Warisan dan Nilai Budaya, mengapresiasi tradisi padusan yang diadakan di destinasi wisata D’Trukan View.
“Kebetulan di tempat ini ada sumber mata air yang sangat jernih,” ujar Agus Mantara, Minggu, (05/05).
Menurut Agua Mantara, ketika diawali dengan prosesi para pemangku budaya/adat melakukan pencucian diri dengan berwudhu, maka akan memberikan informasi bahwa mereka telah siap untuk melaksanakan ibadah di bulan ramadhan.
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, D’Trukan View bisa digunakan untuk destinasi wisata baru di Gunungkidul. Sesuai dengan petunjuk Bupati, bahwa tempat semacam ini bisa menguatkan budaya sebagai pendukung wisata.
Di tempat ini, Agus menjelaskan, pihaknya akan menugaskan petugas dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, untuk mencoba mengkaji dan meneliti dengan adanya petilasan yang ada.
“Kemudian akan kita support dari sisi konten, bagaimana pengembangan tempat ini bisa menjadikan tempat wisata minat khusus tentang budaya Gunungkidul,” pungkasnya. (Jkn)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…