GIRISUBO, Kamis Wage–Nasib apes menimpa Ratim 50, warga Padukuhan Ploso 02/15, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo. Sapi simental miliknya hilang disikat maling, Rabu, 10/05/17. Mengetahui sapinya hilang, Ratim langsung melaporkan kejadian itu ke Polisi Sektor (Polsek) Girisubo.
Kapolsek Girisubo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mustakim sigap. Begitu menerima laporan langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diketahui, kandang sapi milik Ratim berada di tengah ladang, agak jauh dari pemukiman. Hal ini menurut Kapolsek memudahkan pelaku pencurian menjalankan aksinya.
“Kejadian hilangnya sapi, pertama kali diketahui Marjiyo 51, sekitar pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Karena melihat kandang milik Ratim hanya berisi seekor sapi, padahal semula dua, Marjiyo memberi tahu perangkat Desa Tileng, Sudiyono. Keduanya berusaha mencari namun tidak ketemu,” jelas AKP Mustakim.
Hal hilangnya sapi diberitahukan kepada Ratim. Dicari kemana-mana tidak ketemu, akhirnya kasus ini dilaporkan ke polisi.
“Ciri-ciri sapi, jenis simental warna coklat tua. Akibat kejadian ini kerugian diperkirakan sekitar Rp.16.500.000,00,“ terang Kapolsek Girisubo.
Untuk itu, lanjut AKP Mustakim, pihaknya menghimbau supaya warga mayarakat pemilik ternak lebih waspada. Tujuannya, agar kasus pencurian ternak tidak terulang. Hermanto






