Anggota piket dipimpin Kapolsek Patuk Kompol Sukamto bersama dr. Mukhroni serta perawat Puskesmas Patuk 1 mendatangi TKP.
“Kejadian ini murni gantung diri tidak di temukan tanda-tanda penganiayaan,” tegas Kapolsek.
Hasil pemeriksaan tim medis Dokter Puskesmas Patuk 1 dr. Mukhroni didampingi Tomi Iskandar perawat Puskesmas nenunjukkan, leher membiru bekas jeratan, gigi mengigit, tangan mengepal. Korban menggunakan tali simpul gerak
BACA JUGA:
Tali tampar warna biru panjang 9,20 m, dengan rincian: Jarak Pohon s/d tanah : 360 cm, jarak pohon s/d leher : 210 cm, lingkar leher : 45 cm, jarak tanah s/d ujung kaki : 0 cm, jarak Tanah s/d simpul leher : 145 cm. Saat ditemukan korban menggunakan celana pendek warna hitam, dan kaos warna biru.
Saat ini korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Tidak dijelaskan soal motif, mengapa korban gantung diri. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…
GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…