WONOSARI, Jumat Pahing-Ketua KPUD Gunungkidul, Zaenuri Ikhsan menginformasikan, data awal seluruh Gunungkidul tercatat 666.476 daftar calon pemilih. Jumlah tersebut harus dicocokan dan diteliti (coklit). Pelacakan pada minggu pertama terhitung sejak (24/04) secara hasil coklit harus dilaporkan ke KPUD. Dalam hal pelaporan terjadi kendala. Pantarlih kerepotan dalam hal mengisi buku kerja.
Kemarin, Ketua KPUD berjanji melakukan pelacakan ke 18 Kecamatan. Hasilnya, tidak rampung dalam sekali monitor.
Hari ini, Jumat (27/04), KPUD Gunungkidul kembali terjun ke lapangan, mengumpulkan kendala yang dihadapi petugas Pantarlih.
“Di lapangan terjadi kendala kecil. Pengisian laporan di buku masih ada sebagian pantarlih yang belum betul. Jadi perlu waktu bagi PPS untuk memandu pembetulan pengisian form dan buku kerja, terutama laporan rekap data,” ujar Zaenuri melalui pesan singkat.
Dijelaskan, Sembilan Kecamatan yang telah melaporkan hasil coklit tercatatat sebanyak 138.257 byname, ditambah 8.799 pemilih baru, serta 17.297 pemilih kategori TMS.
“Dalam monitoring kamarin, kami menemukan 6.747 pemilih yang datanya harus diperbaiki,” imbuh Ketua KPUD Gunungkidul.
Ditambahkan, TPS untuk Pemilu 2019 jumlahnya sebanyak 2.768 unit. Menurutnya, ini lebih banyak karena setiap TPS maksimal hanya berisi 300 pemilih. Zaenuri ykin, meski coklit dilakukan ulang, tidak akan berpengaruh pada laporan akhir.
“Pantarlih masih punya waktu sampai 17 Mei 2018,” pungkasnya. (Agung)
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…
GUNUNGKIDUL – RABU KLIWON, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…