PARA KANDIDAT BAKAL CALON BUPATI BELUM BANYAK BICARA

191

GUNUNGKIDUL – Senin Kliwon | Paradigma pembangunan yang dianut oleh para pemimpin Asia tidak lepas dari tiga kiblat yakni Paradigma Pertumbuhan (P), Kesejahteraan (K),  dan Paradigma People Centered (PC).

Relevan untuk disimak, para calon kandidat Bupati serta kandidat Wakil Bupati Gunungkidul 2020, alur pikirannya ke paradigma P, K, atau PC belum nampak jelas.

VIDEO TERBARU :

Prof. Dr. Moeljarto Cokrowinoto, MPA dalam buku “Pembangunan Dilema dan Tantangan” menulis, sejumlah negara berkembang pasca Perang Dunia II, menganut  paradigma Pertumbuhan dan Kesejahteraan.

Dalam praktek, di era 70-an Indonesia  menganut Paradigma Pertumbuhan. Sepuluh tahun kemudian di era 80-an bergeser ke Paradigma Kesejahteraan, dan atau mencampur keduanya secara tumpang tindih.

Paradigma People Centered merupakan paradigma pembangunan yang berpusat pada manusia. Di Indonesia mulai menguat di alam reformasi, meski Paradigma Kesejahteraan masih begitu diagungkan.

Paradigma People Centered, dikumpulkan dari berbagai sumber,  merupakan pendekatan terhadap pembangunan yang berfokus pada peningkatan kemandirian masyarakat lokal, keadilan sosial, dan pengambilan keputusan partisipatif.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.