WONOSARI, KAMIS-Terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gunungkidul Tahun 2017, Hj. Badingah melimpahkan ke Immawan Wahyudi selaku Wakil Bupati. Menurut Purwanto ST, pelimpahan itu terbalik.
“Mestinya, Immawan yang didorong mewakili ke Jakarta. Badingah wajib hadir, karena DPRD menyerahkan rekomendasi terkait kerja eksekutif tahun 2017,” ujar politisi Gerindra usai mengikuti Paripurna Istimewa (26/04).
Menurutnya, penangungjawab utama kepemerintahan bukan Wakil Bupati, tetapi Bupati itu sendiri. Menerima piagam penghargaan peting, tandasnya, tetapi lebih penting lagi adalah sidang Paripurna Istimewa.
Kritik Purwanto ST tidak elok, karena LKPJ yang berisi 24 program wajib dan 8 program pilihan dikritisi habis-habisan oleh Dewan.
Tanggapan DPRD Gunungkidul yang dibacakan Sumaryanto, selaku juru bicara, melahirkan pencermatan kritis, bahwa 32 program Eksekutif yang dilaksanakan tahun 2017, rata-rata dinilai tidak tidak maksimal.
Rapat Paripurna Istimewa, dipimpin langsung oleh Suharno, SE selaku Ketua Dewan didampingi unsur pimpnan Supriyadi, Marsiyono, dan Ngadiyono.
Di sela kata pengatar, Suharno menyatakan, seluruh fraksi hadir. Namun yang anggotanya komplit hanya PKS, dan Gerindra.
“PDIP hadir 7, Handayani 1, PAN 5, Gokar 5, Demokrat 2,” ujar Suharno. Agung
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…