WONOSARI, KAMIS PON–Pemda GunungkiduL mengklaim, perkembangan pariwisata banyak membantu mengentaskan warga miskin. Penjelasan drs. Tavip Agus Riyanto, MSI. Kepala Bappeda DIY sangat berbeda. Indikasi tingginya angka kemiskinan di Gunungkidul justru bertaut erat dengan booming pariwisata setempat.
Slamet, S.Pd. MM, anggota DPRD DIY mengutip penjelasan Kepala Bappeda, bahwa salah satu indikator tingginya kemiskinan Gunungkidul seiring dengan booming pariwisata.
Menurut Kepala Bappeda DIY, demikian kutip Slamet, banyak tenaga kerja Gunungkidul tidak terserap ke sektor pariwisata, karena persoalan sumber daya manusia.
“SDM Gunungkidul sebagian besar tetap memilih bertani,” ujar Slamet mengutip uraian Kepala Bappeda DIY, (29/03).
Penghasilan petani sangat rendah. Jika diukur pendapatan perhari, menjadi kategori miskin menurut takaran BPS.
Ini tantangan bagi penyelenggara wisata, baik hotel, restoran, pusat oleh-oleh dan biro perjalanan wisata, untuk ikut memberdayakan SDM Gunungkidul.
Termasuk tantangan seorang pemimpin agar tak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur tetapi juga pembangunan SDM.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berani membuka jurusan perhotelan, dinilai belum mampu mengimbangi pesatnya perkembangan pariwisata di Gunungkidul.
Menurut Slamet, tema pembangunan daerah perlu disempurnakan dan dipertajam. Dasar pemikiran perlu dipertegas, bahwa pengembangan pariwisata harus berbasis sumber daya manusia. (Agung)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…