OPINI

JOKOWI PANGKAS BERAS UNTUK LIBAS KETIDAKADILAN

WONOSARI, KAMIS PON–Sedikit yang mau menyimak, bahwa pembagian beras sejahtera, yang pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinamai Raskin (beras jatah untuk keluarga miskin adalah diskriminasi lidah. Di dalam program Raskin, sekarang Rastra, terjadi ketidakadilan tetapi cenderung dibiarkan. Mulai April 2018, Presiden Joko Widodo mengubah kebijakan, kemudian memangkas ketidakadilan tersebut.

Para pejabat setingkat Kades atau Camat ke atas, jarang memiliki keberanian turun ke dapur orang-orang miskin, yang oleh penguasa dicatu 10 kg beras per bulan.

Meja makan keluarga miskin sangat sederhana. Menu tiap hari berupa nasi putih, sambel bawang, semur telor, atau sayur lodeh. Bagi Si Miskin itu merupakan menu hebat.

Nasi yang dikonsumsi adalah jatah Raskin atau Rastra dari Pemerintah. Tidak pernah terbayang, bahwa nasi putih yang dimakan si Miskin berbeda dengan yang ada di meja makan para pejabat.

Ada perbedaan tetapi tidak pernah dibahas dalam kesempatan sidang kabinet ataupun sidang di gedung parlemen. Nasi yang berasal dari Raskin atau Rastra, dimakan saat anget berbau apek, dimakan setelah dingin rasanya kenyal dan keras.

Meski demikian, sepanjang Raskin atau Rastra tidak berkutu, si Miskin tidak pernah protes. Mereka tetap memasaknya dengan cara mencampur beras kualitas premium, supaya lebih enak.

Secara kualitas, nasi yang dikonsumsi si Miskin berbeda dengan yang dimakan para pejabat. Inilah fenomena ketidakadilan yang dimaksud.

Presiden Joko Widodo, mulai April 2018 mengubah jatah Rastra menjadi Bantuan Non Tunai (BNT) berupa kartu senilai R110.000,00. Si Miskin bebas berbelanja beras berkualitas dan lauk di warung yang telah ditunjuk Pemerintah.

Itu artinya, keluarga miskin tidak lagi mengkonsumsi nasi berbau apek dan kenyal. Lidah orang miskin dan lidah pejabat, sekurang-kurangnya menikmati beras yang kualitasnya tidak jauh-jauh amat. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

7 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

4 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago