OPINI

PARPOL KENDARAAN UTAMA MEMASUKI GERBONG KEKUASAAN

WONOSARI, Kamis Pon–Setelah UUD 1945 diamandemen 4 kali, pintu masuk ke arah kekuasaan hanya bisa melalui satu gerbang tol bernama partai politik.

Generasi muda yang menjauh dari kegiatan politik praktis, dipastikan bakal tergilas oleh hingar-bingar perebutan kekuasaan yang konstitutif.

Di era Orde Baru (Orba), kekuasaan bisa digenggam melalui jalur militer (Dwifungsi ABRI). Pada era Orde Reformasi (Orsi) tidak.

Seorang Agus Harimurti Yudhoyono ingin menciium bau kekuasaan saja musti keluar dari dinas kemiliteran. Rompi anti peluru harus ditukar dengan jubah partai Demokrat.

Mencermati  pelaku pengincar kekuasaan lewat pesta demokrasi, minimal empat yang dominan: politisi murni, pengusaha, tentara purna tugas termasuk pensiunan pejabat sipil (anak/ istri), serta artis.

Jabatan politik di Indonesia saat ini didominasi oleh empat elemen di atas. Mudah-mudahan penglihatan saya tidak sepenuhnya benar.

Pemuda, lulusan SMA atau sebagian besar lulusan perguruan tinggi tidak gamang terjun kepolitik praktis karena dua alasan: pertama muak, kedua tidak punya cukup ongkos untuk terjun ke dunia politik.

Semakin muak, dan atau semakin  tidak punya modal, pemuda semakin jauh dari pusat kekuasaan.

Politisi, pengusaha, pensiunan tentara/ sipil serta artis mendominasi pusat kekuasaan bukan berarti tak beresiko. Mereka bisa berpura-pura mengaku mewakili masyarakat yang tidak seberuntung dirinya hanya untuk memenuhi syahwat.

Mereka membuat undang-undang, kemudian mengesyahkan sepanjang menguntungkan dirinya dengan strategi jitu menggunakan gaya gaduh, bukan membela rakyat tetapi karena membela syahwat.

Penguasa seperti ini adalah pemimpin yang sok mengaku paham, padahal sesungguhnya mereka tidak lebih dari budak ketidak mengertian yang bercokol dalam pikirannya sendiri.

Saya berharap, pemuda lulusan SMA sederajat, juga lulusan perguruan tinggi berhenti membenci politik praktis.

Alasannya sederhana, mau menjadi pemimpin formal (penguasa), pintu ke arah itu hanya satu, masuk menjadi anggota partai politik.

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

infogunungkidul

Recent Posts

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

6 jam ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

7 hari ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago

Diduga Mencuri Sepeda Gunung, Oknum Anggota SatPol PP Diamankan Polisi

WONOSARI - SABTU PON, Sebuah  tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…

1 minggu ago