Partai Demokrat Gunungkidul Keluar dari Fraksi Gerindra

1575

WONOSARI-MINGGU KLIWON | Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Purwanto, ST menyatakan, sejak Alat Kelengkapan DPRD Gunungkidul berjalan dua setengah tahun atau separuh periode, Demokrat keluar dari fraksi Gerindra kemudian bergabung ke NasDem.

Praktis anggota Fraksi Partai Gerindra tinggal 4 orang alias minimalis. Meski demikian, menurut Purwanto, pindahnya Partai Demokrat, ke Fraksi NasDem tidak berpengaruh apapun terhadap Partai Gerindra.

“Fraksi Gerindra masih solid. Anggota kami masih Pak Ikhwan, Maryanto, Lagiya, dan Pak Rida Mustofa,” ujar Purwanto, ST. 29-5-2022.

Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul ketika dikonfirmasi tentang kepindahan tersebut memilih tidak buka suara.

Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suparjo, SIP. merespon bahwa Partai Demokrat bergabung ke Fraksi NasDem sejak awal Tahun 2022.

“Soal menguntungkan atau merugikan bagi NasDem itu sangat saling menguntungkan,” ulas Supardjo.

Menurut Pardjo, terjadi kalaborasi yang baik karena kawan politik lebih Senior dalam pemerintahan sehingga Ilmunya bisa disatukan untuk membangun Gunungkidul.

Selain itu menurutnya, tambah tiga kursi menjadi 12, merupakan fraksi terbesar di DPRD Gunungkidul. Ini penting dalam pemerintahan, karena NasDem punya kekuatan strategis dalam melaksanakan pembangunan.

“Artinya kekuatan rakyat yang 27 % kekuatan pemilih cukup besar dan potensial dalam membangun Gunungkidul. Semoga kekuatan tersebut membawa kemajuan yang diharapkan,” tegasnya.

Di luar pernyataan Pardjo, publik menduga, kepindahan Demokrat Gunungkidul ke fraksi NasDem ada kaitannya dengan gerakan Partai Demokrat di tingkat Pusat.

Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai berlambang Mercy Biru lebih condong ke Surya Paloh, ketimbang ke Prabowo Subianto.

(Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.