PANGGANG-MINGGU KLIWON | Akibat hujan deras disertai angin kencang, Pagelaran Wayang Kulit di Gunungkidul terpaksa dihentikan oleh panitia, Sabtu (28/05/22). Meski tidak ada korban jiwa pengujung berikut panita acara kalangkabut.
Acara syawalan dan pentas seni yang diadakan oleh Yayasan Sekar Handayani Sekolah Luar Biasa (SLB), Padukuhan Sawah, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang Gunungkidul, terpaksa dihentikan lantaran secara tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah setempat.
Hujan dan angin memporak porandakan atap panggung yang telah dipersiapkan oleh panita. Akibatnya seluruh yang hadirpun terpaksa lari menyelamatkan diri.
Meski sebelumya cuaca cukup cerah, namun hujan turun secara tiba-tiba sesaat setelah Seni Gejok Lesung mengiringi Tembang Caping Gunung dimainkan oleh ibu-ibu warga setempat.
Mengingat dan mempertimbangkan keselamatan jiwa, panitia acara maupun pihak yayasan akhirnya memutuskan untuk menghentikan acara tersebut.
“Sebenarnya kami akan mengadakan syawalan sekaligus pentas seni, namun karena cuaca tidak mendukung terpaksa kami hentikan,” jelas Sugiman.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut namun kerujian mencapai puluhan juta rupiah. Meski belum menyebut waktu, pihak yayasan berjanji akan segera menjadwalkan ulang acara yang sama.
“Bapak, ibu warga masyarakat jangan kecewa, tetap tenang. Kami akan segera menjadwalkan acara yang sama setelah kondisi alam memungkinkan,” ungakap Sugiman.
Meski acara ditutup, Kerabat Keraton Yogyakarta, Hertriasning akrab dipanggil Gusti Aning yang hadir bersama istri, mengapresiasi keputusan panitia penyelengara.
“Saya mengapresiasi keputusan panitia untuk menutup acara demi keselamatan semuanya, “ pungkas Hertriasning.
(Abr-Kary)












