WONOSARI, Sabtu Wage – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertran) tidak bisa mecegah arus urbanisasi yang terjadi pasca hari raya Idul Fitri 2017. Pemohon Kartu Kuning membludak hingga 300%.
“Tingginya angka urbanisasi warga Gunnungkidul bisa dilihat dari banyaknya warga yang mencari kartu kuning atau AK 1,” kata Madyarina Mulyaningsih, Kabid Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Jumat, 07/07/2017.
Dibanding hari biasa, demikian Madyarina mengatakan, pasca lebaran, pencari Kartu Kuning, mencapai kenaikan hingga 300 persen. Berbeda dengan hari biasa hanya rata-ratahanya 60 orang, saat ini bisa 220 orang lebih.
Ditambahkan, para pencari kerja sebagian besar mengincar kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Batam.
Diperoleh data yang tercatat di Disnaker, para pemburu AK1 adalah lulusan SMA, SMK.Madyarina Mulyaningsih berharap, jika telah memperoleh pekerjaan, para pencari Kartu Kuning segera melaporkan ke Disnakertrans. Laporan tersebut digunakan untuk melengkapi pendataan.
Reporter: W. Joko Narendro
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…