Categories: KESEHATAN

Pasien Keluhkan RS Nur Rohmah Gagal Lakukan Operasi, Alasan Dokter Tidak Datang

PLAYEN, SABTU PON—Nasib apes menimpa Deny Aditya, warga Padukuhan Keruk 2, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari. Telunjuk dan jempolnya putus terkena gergaji saat bekerja. Dijanjikan operasi oleh RS Nur Rohmah, Desa Bandung, Kecamatan Playen hari ini pukul 16.00 WIB, namun urung dilakukan lantaran dokter tidak datang.

Joni Gunawan, boss tempat Deny bekerja menyampaikan bahwa anak buahnya masuk ke RS Nur Rohmah sejak pukul 11.00 WIB. Oleh petugas diberikan tindakan pertama, dijahit dan dijanjikan akan dioperasi pukul 16.00 WIB.

“Pukul 15.00 WIB saya disuruh mewakili keluarga Deny untuk menandatangani 2 berkas yakni untuk pembiusan total dan tindakan operasi. Dan itu sudah saya lakukan,” jelasnya.

Sayangnya, lanjut Joni, menjelang pukul 16.00 WIB pihak RS Nur Rohmah menginformasikan bahwa dokter yang sedianya melakukan tindakan operasi ternyata tidak datang. Tepat pukul 16.00 WIB, Joni disuruh kembali menanda tangani berkas untuk rujukan pasien atas nama Deny Aditya ke RSUD Wonosari.

“Itupun di RSUD Wonosari baru dicarikan tempat untuk rawat inap, jadi harus menunggu lagi, korban terkatung-katung disini,” tambah Joni.

Dengan nada emosional, Joni mengungkapkan kekecewaan atas lambannya pelayanan RS Nur Rohmah. Apalagi setelah mengetahui jika Deny Aditya bakal dirawat menggunakan jaminan BPJS Kesehatan. Dipastikan tidak dapat dilakukan operasi hari ini lantaran hari Sabtu dan Minggu dokternya libur.

“Baru bisa dilakukan operasi besok hari Senin. Kan kalau seperti ini kasihan pasien pengguna Kartu BPJS Kesehatan. Sudah saya tanyakan ke RS Harjolukito maupun RSUD Wonosari jawabannya sama, Sabtu dan Minggu dokternya libur,” Keluh Joni.

Dia mencatat setidaknya ada 5 pasien yang sebenarnya sudah diperbolehkan pulang namun nasibnya terkatung-katung hingga sore.

“Banyak yang mengeluh hingga sore belum ada kejelasan bisa pulang atau tidaknya. Padahal dari pagi katanya sudah boleh pulang. Itu saya dengar sendiri,” lanjutnya.

Hingga berita ini dilansir, Direktur RS Nur Rohmah, dr Tanti Idayati, belum bisa dikonfirmasi. Ditelepon tidak diangkat dan pesan WhatShap yang dikirimkan juga belum ada balasan sama sekali. (Ag)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago