RONGKOP-SENIN KLIWON | Salah seorang warga Semugih, Rongkop, Gunungkidul menyampaikan keluhan “Ledeng Mampet”. Dalam keluhanya ia menyebut pelayanan PDAM akhir-akhir ini lebih buruk dari sebelumnya, Sabtu (07/05/22) sore. Pasca keluhan Maryadi dipublikasi yakni, pada Minggu (08/05/22) malam air PDAM kembali normal.
Sebelumnya, Maryadi (38) warga Ngrombo 01/04, Semugih, Rongkop, Gunungkidul, menyampaikan keluhan bahwa, pelayanan PDAM akhir-akhir ini lebih buruk dari sebelumnya.
Pesan tersebut dikirim via Messenger dan aplikasi WhatsApp, ia menyebut bahwa warga setempat terpaksa mulai membeli air bersih meggunakan tangki lantaran air PDAM tidak lagi mengalir.
“Tadi udah 2 rumah beli lagi pke tangki. 130 ribu. Nak tidak keluar kyk gini terus pasti besok bnyak yg beli,” pesan Maryadi yang diterima redaksi infogunungkidul, Sabtu (07/05/22) sore.
Pelayanan saat ini, Maryadi berujar, lebih buruk ketimbang tahun sebelumnya.
“Mlh lancer 2 th yang lalu,” ungkapnya.
Meski, ia mengaku telah sering melaporkan kejadian tersebut ke pihak PDAM Gunungkidul, namun masalah air bersih di wilayahnya tak kunjung teratasi.
“Saya dulu2 juga sering lapor ke Tirta handayani, cuma suruuh nunggu ktanya baru perbaikan. Saya juga sering kritik di medsos kok,” tulis Maryadi.
Maryadi yang mengaku bekerja sebagai buruh di salah satu showroom motor bekas di kota Wonosari tersebut berharap PDAM segera dapat mengatasi persoalan air bersih di wilayahnya dan wilayah-wilayah lain.
“Tolong di bantu pak been GK dang lancar kyk 2 th yg lalu…awan bengi lancar,” pinta Maryadi.
Pasca keluhan Maryadi diunggah di infogunungkidul, Minggu (08/05/22) pukul 16.0 WIB dengan judul (Sebelumnya “Mandi Minyak Goreng” Kembali PDAM Gunungkidul Dikirim Salam “Ledeng Mampet”) air PDAM diketahui telah kembali mengalir normal pada sekitar pukul 22.00 WIB.
Hal tersebut dibenarkan Maryadi. Kepada infogunungkidul ia menginformasikan bahwa, air PDAM telah mengalir sejak malam hari atau enam jam pasca keluhannya diungah.
“Alhamdulilah..he pak, tadi malam udah keluar e airnya itu. Udah keluar tadi malem jam,.. sekitar jam 22.00 WIB itu sampai pagi masih keluar airnya. Alhamdulilah,” ungkap Maryadi, Senin (09/05/22).
Maryadi juga warga lain berharap, dan berterimakasih lantaran apa yang menjadi harapan warga terkait pemenuhan kebutuhan mendasar yakni air bersih telah teratasi.
“Alhamdulilah suwun gih pak,” pungkas Maryadi. (red)













