PEMERINTAHAN

PDRB Pertanian Anjlok, Wakil Bupati Gunungkidul Sepertinya Tidak Terpengaruh : Bagian Terakhir

GUNUNGKIDUL-JUMAT PON { Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, yang jelas-jelas berlatar belakang sarjana pertanian sungkan menjawab mengapa sumbangan sektor pertanian terhadap PDRB tahun 2021 turun 1,28% dari 24,67%.

Heri Susanto justru menjelaskan betapa besar perhatian Pemerintah mulai dari Pusat hingga Daerah terhadap pembangunan pertanian, dengan contoh dan bukti kongkrit.

“Sebenarnya bagi kadang tani Gunungkidul di era pemerintahan ini (Sunaryanta – Heri Susanta) sebagian besar sangat bersyukur, sebab Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten begitu fokus dan intensif dalam melakukan pendampingan, pembinaan, penyuluhan dan dukungan,” tulis Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, 14-10-2022.

Banyak, kata dia, sarana prasarana pertanian yang diberikan kepada kelompok tani dan gapoktan diantaranya berupa (sumur bur, pipanisasi, dam parit, perbaikan irigasi, perontok padi, pemipil jagung dan yang lain).

Tidak hanya sebatas itu, demikian Wabup Heri Susanto memaparkan, ditambah alam juga sangat menguntungkan bagi petani sebab sering hujan dan mayoritas petani bisa panen sampai 3 kali bahkan berpotensi empat kali, karena awal oktober 2022 sudah mulai tanam lagi.

Wabup Heri Susanto mengajak para petani untuk senantiasa bersyukur atas rahmat Tuhan.

“Lha wong petani bisa panen di musim kemarau. Tentu itu positif di saat kebutuhan pangan saat ini sedang dibutuhkan,” imbuh orang nomor dua di Kabupaten Gunungkidul tersebut.

Yang dipaparkan Wabup adalah para petani berlahan luas, sementara para petani kategori lahan terbatas, atau bakan terhadap petani tidak berlahan, pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten belum, dan tidak memberi support apa pun.

Menanggapi kenyataan serupa ini, dia tetap kukuh dengan statemen awal.

“Sudah Pak, bantuan pemerintah penerimanya adalah poktan / gapoktan yang anggotanya seluruh warga masyarakat petani di dusun. Jadi kepada petani penerima manfaat langsung,” ujar Wakil Bupati mengakhiri tanggapannya.

Perlu diketahui, secara bergantian Bupati dan Wakil Bupati, faktanya selalu keliling ke 18 Kapanewon untuk keperluan panen raya aneka tanaman unggulan yang diprogram di dalam RPJMD 2021-2026.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 hari ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

4 hari ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

1 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

1 minggu ago

Pendidikan Khas Kejogjaan Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…

2 minggu ago

Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,6

BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…

3 minggu ago