“Kami tidak ingin petani dan warga masyarakat merasa dirugikan dengan adanya pembangunan. Sejak dibangun, irigasi Simo kan baru direhap saat ini, pastinya kami memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terlebih ini nanti menyangkut ketahanan pangan karena Ponjong merupakan daerah penghasil padi,” ungkap Wenas.
Wenas menambahkan, pihaknya tidak menampik apabila masih ada beberapa warga masyarakat belum memahami terkait pelaksanaan pembangunan proyek. Oleh sebeb itu pihak PT. Erlian Prima Group jika dipandang perlu akan sosialisasi ulang dengan masyarakat, terutama warga sekitar lokasi proyek.
“Sebenarnya ini hanya mis komunikasi, tidak ada persoalan di lapangan. Kita jadwalkan, nanti akan ada pertemuan dengan warga sekitar lokasi agar semua paham dan clear,” ungkap Wenas.
Sementara itu perwakilan konsultan pengawas PT. Alienorania Shalin Konsultan, Catur Nugroho menyampaikan, sejak awal pekerjaan hingga saat ini, tidak ada kendala. Adanya dugaan protes warga dan persoalan lain dikarenakan mis komunikasi.
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…