“Kami tidak ingin petani dan warga masyarakat merasa dirugikan dengan adanya pembangunan. Sejak dibangun, irigasi Simo kan baru direhap saat ini, pastinya kami memberikan yang terbaik bagi masyarakat, terlebih ini nanti menyangkut ketahanan pangan karena Ponjong merupakan daerah penghasil padi,” ungkap Wenas.
Wenas menambahkan, pihaknya tidak menampik apabila masih ada beberapa warga masyarakat belum memahami terkait pelaksanaan pembangunan proyek. Oleh sebeb itu pihak PT. Erlian Prima Group jika dipandang perlu akan sosialisasi ulang dengan masyarakat, terutama warga sekitar lokasi proyek.
“Sebenarnya ini hanya mis komunikasi, tidak ada persoalan di lapangan. Kita jadwalkan, nanti akan ada pertemuan dengan warga sekitar lokasi agar semua paham dan clear,” ungkap Wenas.
Sementara itu perwakilan konsultan pengawas PT. Alienorania Shalin Konsultan, Catur Nugroho menyampaikan, sejak awal pekerjaan hingga saat ini, tidak ada kendala. Adanya dugaan protes warga dan persoalan lain dikarenakan mis komunikasi.
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…