Ibnu juga mengapresiasi Lapas II B Yogyakarta jauh dari kabar negatif terkait adanya persolan-persoalan Lapas seperti di wilayah lain.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham DIY, Krismono menyampaikan, peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta telah dimulai.
“Lapas Perempuan saat ini dihuni 118 orang dan posisinya masih numpang di Lapas Wirogunan, sehingga perlu segera merealisasikan pembangunan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakata,” ungkap Krismono.
Lebih lanjut, Krismono menyampaikan, Lapas perempuan sudah over kapasitas mengingat ruangan yang ada berukuran kecil. Untuk mengantisipasi akan bertambahanya napi perempuan, pembangunan blok hunian perlu segera dibangun.
“Untuk tahap awal tahun 2019 pembangunan kantor dulu, semoga pada tahun 2020 dapat berlanjut pembangunan blok hunian dengan kapasitas 264 orang,” jelas Krismono.
Pembangunan gedung kantor Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta dikerjakan oleh perencana CV. Manasara Windu Aji dengan managemen konstruksi PT. Kala Prana Konsultan. Dalam proses pelaksanaan pembangunan juga didampingi T4D Kejaksaan Negeri Wonosari. (ag)









