WONOSARI, Minggu legi – Tindak lanjut dari MOU Disdikpora Gunungkidul, dengan Polda DIY terkait dengan pembinaan dan latihan atau Tunas Unggul Handayani, bagi pelajar dan pemuda untuk disiapkan sebagai peserta pendaftar anggota Polri, dibuka mulai senin, (09/10).
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, pemuda dan olahraga, Bahron Rosyid, S.Pd, MM, Minggu (08/10).
“Pendaftaran dalam rangka peningkatan kualitas SDM pemuda dimulai dari tanggal (09/10) sampai 16/10,” jelas Bahron.
Lebih lanjut Bahron menjelaskan bahwa formulir, kartu pendaftaran dan contoh surat lamaran dapat diunduh melalui website/ blog bidang PO.
Terkait persyaratan umum dan khusus bisa melihat di beberapa tempat yang sudah ditentukan seperti di Kantor Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Polda DIY, Pemkab Gunungkidul, Polres Gunungkidul, Balai Dikmen Kabupaten Gunungkidul, Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul atau di Website Bidang PO: www.bidangpo.wordprees.com.
“Yang jelas persyaratannya warga penduduk asli Gunungkidul, baik pria atau wanita masih pelajar SMA, sederajad yang sudah kelas XII, atau sudah lulus dengan usia minimal 16 tahun 6 bulan, dan maximal umur 20 tahun,” lanjut Bahron.
Seleksi administrasi akan dilakukan tanggal 17 Oktober 2017, bagi yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti seleksi lanjutan yang akan dilaksanakan tanggal (18/10) sampai (20/10).
Ketentuan seleksi pengetahuan umum, pengetahuan akademik, psikologi, kesehatan, dan fisik.
“Bagi yang lolos seleksi lanjutan nanti hanya akan diambil 40 orang untuk mengikuti pembinaan,” terang Bahron.
Menurut Bahron 40 orang yang diterima selanjutnya akan dikarantina dan digembleng oleh Polda DIY mulai tanggal (23/10) sampai (28/10).
Dikatakan Bahron bahwa informasi ini sudah disampaikan ke kecamatan diseluruh Gunungkidul.
“Dimohon Camat untuk menginformasikan kepada warganya, dan kepala sekolah kepada peserta didiknya,”katanya.
Ia berharap supaya kesempatan ini bisa dimanfaatkan para pemuda pemudi untuk bisa ambil bagian dalam seleksi pembinaan Tunas Unggul Handayani.
“Selain itu saya berharap supaya dalam penerimaan seleksi nanti tidak ada unsur kecurigaan antar masyarakat, karena dari proses seleksi sampai diterima dan tidaknya ada ditangan Polda DIY,” tambahnya.
perlu diketahui bahwa lolosnya seleksi ke 40 peserta, nantinya belum dapat menjamin semua bisa diterima di Polri.
“Tetapi paling tidak sudah ada kesiapan sebelum mengikuti tes seleksi masuk polisi sekitar bulan Maret, April 2018,”pungkasnya.
Apabila diterima, untuk biaya pembinaan Tunas Unggul Handayani tidak memungut biaya sepeserpun, karena sudah dianggarkan sebesar Rp.300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.
Reporter: W. Joko Narendro.
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…