Pendidikan Vokasional Dipacu Guna Memenuhi Kebutuhan Industri

478

JAKARTA, Jumat  Kliwon – Data nasional menyebutkan, tenaga kerja Indonesia didominasi lulusan SMP. Ini dianggap lemah dalam hal kompetisi global. Mengingat hal tersebut pemerintah berkomitmen memajukan pendidikan vokasional (kejuruan) di tanah air guna memenuhi kebutuhan indutri nasional.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyebutkan, tenaga kerja Indonesia kalah dalam berkompetisi dengan tenaga kerja asing.

“Saat ini, sekitar 63% tenaga kerja Indonesia berpendidikan SMP ke bawah. Hal ini tentu akan berdampak kepada daya saing industri dan perekonomian Indonesia. Ini tantangan yang perlu segera kita atasi bersama, untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia,” ujar Menko PMK, seperti dilansir beritasatu.com di:

http://www.beritasatu.com/pendidikan/433065-puan-pemerintah-terus-tingkatkan-pendidikan-vokasional.html

Menurut Menko PMK, Program Revitalisasi SMK akan direalisasikan hingga tahun 2019, meliputi kemaritiman, pertanian, pariwisata, dan industri kreatif, serta bidang lain yang mendukung prioritas pembangunan nasional.

Dorongan  makin menguat, manakala Menteri Ekonomi, Pendidikan dan Riset Swiss Johan N. Schneider Ammann , menemui Preiden Joko Widodo di Istana Bogor 14/7/17, menawarkan kerjasama bidang pendidikan vokasional (kejuruan).

Dikutip dari Sekretariat Kabinet RI, secara tegas dinyatakan, kerjasama pendidikan vokasional tersebut menyasar perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Redaksi




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.