Pengantin Unik: Naik Kereta Berkuda, Pertama di Gunungkidul

1773

KARANGMOJO, SENIN PON – Upacara pernikahan unik terjadi di Padukuhan Gunungbang, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Sebelum melaksanakan prosesi pernikahan, mempelai berdua diarak menggunakan kereta kuda.

Andar Basuki nama bekennya Mbah Meyot dan istri (Narti), menikahkan putrinya Cici Ega Saputri dengan cara unik.

Afrian (29) ketua panitia menjelaskan, calon pengantin diarak menuju gereja, dari rumah tinggal, berjarak 600 meter.

Bregodo (barisan) paling depan dua kembang mayang. Nilai filosofinya supaya mempelai bisa menyeimbangkan kehidupan jasmani rohani.

Disusul bergodo pengawal pembuka jalan. Dibelakangnya kedua calon pengatin naik kereta berkuda, disusul kereta lain, mengusung kedua orang tua kedua mempelai.

Rombongan terakhir pengombyong, diikuti Dimas Diajeng Gunungkidul, keluarga, masyarakat sekitarnya serta kesenian reyog.

Panitia upacara menyatakan, bahwa pesta pernikahan seperti ini di wilayah Bejiharjo baru pertama kali dilakukan.

Prosesi pernikahan yang dilaksanakan hari Sabtu (04/08) kemarin menjadi tontonan warga. (Jk/ig)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.