Penundaan Pilkada KPU Menunggu Pusat, Bapaslon Mengikuti

167

WONOSARI-SENIN KLIWON | Wacana penundaan pelaksanaan Pilkada 2020 Serentak kembali mengemuka. Berbagai kegiatan terkait Pilkada seperti halnya kampanye dan sebagainya dikhawatirkan akan memicu lonjakan kasus covid-19.

Meski demikian, KPU Kabupaten Gunungkidul menyatakan Pilkada masih terus berjalan sesuai jadwal. Hal itu lantaran provinsi maupun pusat belum ada arahan terkait penundaan pelaksanaan Pilkada 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, bahwa pihaknya tak menampik banyak pihak yang menyuarakan penundaan proses Pilkada 2020. Hal itu mumcul dengan alasan pelaksanaannya dianggap kurang tepat lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Terkait dengan wacana tersebut, pihaknya hanya bisa menunggu keputusan KPU RI sebagai pengambil kebijakan. Sebab, menurut Hani, kewenangan terkait hal itu ada di pusat.

“Informasi baik dari provinsi maupun pusat, belum ada arah penundaan Pilkada, disisi lain sesuai UU dan Perpu, keputusan penundaan proses Pilkada juga ada mekanismenya sendiri,” kata Hani Senin (21/09/2020) siang.

Hani menuturkan, keputusan penundaan Pilkada tak serta-merta langsung keluar begitu saja. Sebab, keputusan harus didasarkan pada kesepakatan antara KPU, pemerintah pusat, dan DPR RI dalam hal ini.

Masih menurut Hani, Apabila dari 3 lembaga tersebut muncul kesepakatan untuk menunda Pilkada, barulah KPU akan meneruskan kebijakan tersebut ke daerah.

“Intinya kami yang di daerah tinggal menunggu dan mengikuti saja kesepakatannya bagaimana,” jelasnya.

Terpisah, bakal calon Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menuturkan, sebagai peserta Pilkada, ia menyatakan akan mengikuti saja apa pun keputusan pemerintah nanti.

Immawan juga mengakui jika pelaksanaan Pilkada menjadi dilematis lantaran berlangsung di situasi pandemi Covid-19.

“Tidak semua daerah yang melaksanakan Pilkada masuk dalam zona merah, tapi tidak masalah jika memang harus dilakukan penundaan, tergantung situasi sosial yang berkembang ke depan,” kata Immawan. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.