Perkirakan Panen Rampung Maret Ini, Masa Tanam Kedua Dimulai

140

WONOSARI-SENIN PON | Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul memperkirakan panen padi di musim pertama 2021 akan segera rampung. Sejumlah wilayah pun sudah memulai masa tanam kedua.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan bahwa, setidaknya ada empat Kapanewon yang saat ini sudah mulai menanam padi lagi. Empat k

Kapanewon tersebut diantaranya Kapanewon Ngawen, Patuk, Gedangsari, dan Nglipar.

“Faktor cuaca dengan curah hujan tinggi ini sebabkan proses penanaman padi di Gunungkidul tergolong cepat,” katanya, Senin (08/03/2021)

Masa tanam kedua pun dimulai seiring dengan proses panen padi dari musim tanam pertama. Merujuk data DPP Gunungkidul di awal Maret ini luas pertanaman padi untuk musim kedua sudah mencapai 346 hektare. Luas bidang tanam akan terus bertambah setidaknya hingga Mei mendatang.

“Luas lahan padi musim tanam kedua ini diperkirakan mencapai sekitar 8 ribu hektare,” kata Raharjo.

Terpisah, Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, memperkirakan panen padi musim pertama akan rampung seluruhnya di pertengahan Maret. Ia berkaca dari data laporan hasil panen terkini. Adapun hasilnya sudah lebih dari separuh luas lahan padi di musim tanam pertama 2021.

“Saat ini setidaknya sudah 25.106 hektare padi sudah panen. Total luas lahan padi di musim pertama ini mencapai 48.104 hektare,” jelas Bambang.

Ia pun optimis hasil panen padi tahun ini meningkat. Hal itu terlihat dari angka Gabah Kering Panen (GKP) di sejumlah wilayah, salah satunya di Kapanewon Ngawen. Hasil panen di sana tergolong surplus jika melihat kebutuhan beras warga setempat.

“Para petani pun bisa menyimpan gabah hasil panen di rumahnya masing-masing sebagai cadangan,” ujarnya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.