WONOSARI- SELASA WAGE | Oknum tidak bertanggungjawab sengaja menyebarkan pesan audio secara berantai melalui aplikasi WhatsApp, Selasa 28 April 2020.
Oknum tersebut mencatut institusi Polri, mengaku sebagai anggota Polsekta Wonosari.
Audio berdurasi 49 detik, disebar untuk membuat resah masyarakat dengan menunjuk, bahwa terjadi perampokan di wilayah hukum Poksek Playen.
Begitu pula di wikayah hukum Poksek Tepus diisukan tetjadi pencurian. Di area destinasi Ngingrong dikatakan 8 orang tak dikenal disebar menggungakan mobil.
AKP Muh. Yusuf Tianotak, Kapolsek Pllayen, ketika dikonfirnasi ihwal pemberitahuan itu menyangkal keras.
“Itu bohong. Saya selama 3 hari ini 24 jam berada di kantor,” sanggah Kapolsek Playen.
Kepada mamasyarakat dia berharap, agar tidak meneruskan pesan tersebut kepada siapa pun.
“Tolong segera dihapus saja,” kata dia.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Eny Nurwidiastuti senada dengan Kapolsek Playen.
“Itu hoax. Hapus rekaman itu secepatnya” ujar Eny. (Red)
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…