Pada hakekatnya, tegas Sri Sultan HB X, penyelenggaraan pemerintahan daerah menurut azas otonomi diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat.
“Peningkatan daya saing daerah, harus memperhatikan prinsip demokrasi,” tegasnya.
Pembangunan yang dilaksanakan di Gunungkidul seperti geopark, obyek wisata, dan pembangunan lain harus dikawal dan dikembangkan secara kolaboratif.
“Saatnya bersatu padu mewujudkan Gunungkidul Gemah Ripah Loh Jinawi, selaras dengan tataran Hamemayu Hayuning Bawana,” pungkas Sultan. (Bambang Putih)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X secara…
BABTUL - KAMIS WAGE, KABUPATEN Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang gempa bumi tektonik dengan…
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
View Comments
Tugas kita wiraswasta dan awak media.harus slalu mengingatkan. Sukur ada waktu dengar pendapat terbuka dengan woraswasta.
Ayoo bersama kita bisa