Pada hakekatnya, tegas Sri Sultan HB X, penyelenggaraan pemerintahan daerah menurut azas otonomi diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat.
“Peningkatan daya saing daerah, harus memperhatikan prinsip demokrasi,” tegasnya.
Pembangunan yang dilaksanakan di Gunungkidul seperti geopark, obyek wisata, dan pembangunan lain harus dikawal dan dikembangkan secara kolaboratif.
“Saatnya bersatu padu mewujudkan Gunungkidul Gemah Ripah Loh Jinawi, selaras dengan tataran Hamemayu Hayuning Bawana,” pungkas Sultan. (Bambang Putih)
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
View Comments
Tugas kita wiraswasta dan awak media.harus slalu mengingatkan. Sukur ada waktu dengar pendapat terbuka dengan woraswasta.
Ayoo bersama kita bisa