EKONOMI

Pohon Pisang Disulap Menjadi Kerajinan Unik

NGLIPAR – JUMAT PON | Kerajinan berbahan baku pohon pisang masih asing terdengar di telinga kita, selain bahan kerajinan ini masih jarang digunakan oleh masyarakat pada umumnya, sebagian orang menganggap pohon pisang hanyalah sebagai sampah belaka. Dengan tangan-tangan terampil dan kreatif, pohon pisang kini dapat dijadikan bahan baku kerajinan tangan yang unik dan bernilai ekonomi tinggi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh kelompok binaan  Suyatin ( 46) warga Padukuhan Mengger, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul ini. Kelompok pengrajin ini mampu menyulap limbah pohon pisang menjadi pundi-pundi rupiah.

Dikoordinir Suyatin kelompok yang beranggotakan kurang lebih 20 orang ini mampu mengubah sampah pohon pisang menjadi produk kerajinan yang cantik dan bernilai jual tinggi.

 

 

Yatin demikian panggilan akrabnya mengatakan, bahwa dalam waktu 4 hari, kelompok yang ia latih dapat menghasilkan ±20 set keranjang dengan berbagai ukuran.

Ditambahkan Yatin, sangat disayangkan bahwa  selama ini banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa pohon pisang banyak manfaatnya bahkan dapat menghasilkan uang.

“Kelompok binaan kerajinan limbah pohon pisang ini sebagian besar warga setempat, ditambah dari beberapa wilayah lain seperti, Ngalang, dan Banaran. Selain ibu-ibu, beberapa anggota adalah mereka mantan PHK, bahkan mereka yang baru lulus sekolah semua kami latih agar pohon pisang tidak sia-sia terbuang,” ujar Suyatin ketua kelompok binaan kerajinan, Senin, (27/07/20).

Ia berharap dengan kegiatan ini, dapat membangkitkan semangat dan meningkatkan ekonomi kreatif di tengah pandemi. Menurutnya, mereka harus berkreasi meski memanfaatkan bahan yang tak berguna.

“Ini juga menjadi lapangan pekerjaan baru bagi ibu-ibu sehingga berpeluang menambah dan meningkatkan perekonomian mereka ,” terang Suyatin.

Dengan  tetap mematuhi protokol kesehatan, kelompok ini aktif berlatih dan berkarya di masa pandemi. (ertiana)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

3 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

4 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago