WONOSARI, Kamis Wage-Keberadaan perindang jalan, terasa sangat dilematis. Tanpa perindang penampang jalan panas, terlalu banyak perindang, membahayakan pengguna jalan. Ir. Eddy Praptono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gunungkidul menyodorkan jalan tengah.
Dinas PUPR, menurut Eddy Praptono tidak memeliki kaitan lansung dengan perindang jalan. Ada, atau tidak ada perindang, Dinas PUPR tidak ada masalah.
Bahkan, kata dia, jalan yang terlalu rindang dalam proses pengaspalan misalnya, jutru sedikit menghambat. Penetrasi jalan, dalam skala waktu 4 sampai 5 bulan butuh panas matahari 100 %.
Penanaman perindang, demikian Eddy memaparkan, merupakan urusan sektor lingkungan hidup. Dia mengambil contoh sederhana, pemerintah mengejar prestasi Adipura. Mau tak mau, Dinas lingkungan hidup melakukan penanaman perindang.
Dalam kaitan ini pihak PUPR menyarakan, perindang yang ditanam adalah pohon berakar tunjang. Karakter akar tunjang menukik, bukan menyamping seperti pohon berakar serabut.
“Sebutlah pohon jenis itu adalah tanjung dan pule,” ujar Eddy di ruang kerjanya (8/2).
Dia tidak menepis kemungkinan, bahwa pohon sengon buto seperti yang masih tumbuh di sekitar simpang tiga arah ke Kecamatan Playen, pada musim hujan dan puting beliung, sewaktu-waktu bisa tumbang.
Untuk menumbuhkan suasana asri dan teduh, PUPR berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, menanam perindang di dalam pot besar atau bis beton.
Menurutnya, kota tetap, atau bahkan semakin hijau. Pertumbuhan akar pohon terbatasi, sehingga tidak merusak aspal. Pengguna jalan pun aman dari ancaman pohon tumbang. Agung Sedayu-ig
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…