DALAM rangka pelaksanaan agenda New Normal semestinya ada kajian mendalam terhadap pola pengawasan peserta didik baru yang duduk di bangku PAUD dan TK yang masih rawan melakukan hal-hal iseng tetapi berbahaya dan sensitif terhadap potensi menyebarnya pandemi saat ini.
Pada usia dini ada beberapa barang pribadi yg melekat pada Si Anak sedangkan tidak semua orang tua yang mengantarkan Si Anak selalu jeli dan teliti dalam pengawasan penggunakaanya.
Hal ini lebih disebabkan pada pelaksanaan tata tertib sekolah atas pola pengawasan yang selama ini masih sering diabaikan.
Mengenai masalah di atas unsur pendidikan yang melibatkan orang tua, sekolah, peserta didik itu sendiri dan beberapa aturan semestinya ada upaya penyadaran kembali dengan didasari atas pemetaan masalah dari dinas terkait yang bersinergi dengan komponen pemerintah yang lain sehingga terciptalah sinergi harmoni yang bertujuan agar lingkungan sekolah khususnya pada pendidikan usia dini tidak menjadi cluster baru penyebab penyebaran pandemi saat ini.
Secara pribadi saya berharap dalam hal menumbuhkembangkan pola pengawasan terhadap peserta didik baru ini, Dinas Pendidikan merangkul Dinas Kesehatan khususnya para dokter spesialis anak untuk menciptakan beberapa aturan, di samping itu tentunya dengan diikuti sosialisasi dan duduk bersama dengan orang tua secara terus menerus.
Penulis:Joko Susilo
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…