PONJONG, Rabu Kliwon-Logo branding “Ponjong Moncer” diharapkan menjadi spirit pembangunan segala bidang di wilayah Kecamatan Ponjong. Saat ini Pemerintah Kecamatan Ponjong mempersiapkan Surat Edaran (SE) terkait brand tersebut untuk semua instansi di wilayahnya.
Johan Eko Sudarto, S.Sos. M.H, Camat Ponjong menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Surat Edaran (SE) terkait brand “Ponjong Moncer”. Dihubungi via Whats App, Selasa (29/01) Johan Eko lebih lanjut menjelaskan, brand Kecamatan Ponjong terdiri 6 huruf yang memiliki makna atau arti disetiap hurufnya. “Moncer” berarti tersohor atau semangat untuk memberikan energi positif agar lebih baik .
“Moncer, merupakan kependekan dari Mumpuni, Optimis, Normatif, Cerdas, Elok, Ramah” jelas Camat Ponjong Johan Eko.
Johan menambahkan, adapun makna yang terkandung dalam setiap kata adalah “Mumpuni” berarti mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik (terampil dan cakap), “Optimis” berarti selalu berpadangan baik dalam menghadapi segala hal, “Normatif” berarti selalu berpegang teguh pada norma atau kaidah yang berlaku, “Cerdas” berarti baik perkembangan akal budinya, “Elok” bermakna berbudi pekerti baik, dan “Ramah” bermakna barhati baik dan menarik.
Logo branding “Ponjong Moncer” bermakna bahwa huruf “M” membentuk gunung yang melambangkan wilayah Ponjong merupakan wilayah pegunungan yang terkandung Sumber Daya Alam yang luar biasa.
Huruf “E” dan “R” berbentuk dari ikan dan tunas padi melambangkan bahwa Ponjong tetap mengedepankan hasil pertanian dan perikanan yang merupakan ikon minapolitan Kecamatan Ponjong.
Titik di atas huruf “J” terbentuk dari gambar “Daun Ketela” yang bermakna bahwa khas Kabupaten Gunungkidul terutama wilayah Kecamatan Ponjong sebagai penghasil ketela pohon.
Johan Eko kuga menjelaskan, branding tersebut merupakan replikasi kondisi masyarakat Kecamatan Ponjong yang selama ini telah dilakukan. Dia berharap kedepannya branding tersebut akan menjadi penyemangat masyarakat Kecamatan Ponjong dalam berusaha dan berupaya untuk menuju kesejahteraan masyarakat.
“Terkait arti tulisan dan warna menyusul, sedangkan SE saat ini baru dipersiapkan oleh temen-teman dan belum selesai” jelasnya. (Ag/ig)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…