PEMERINTAHAN

Postur APBD 2022 Gemuk, Target Pendapatan Daerah Tidak Ada Kemajuan

WONOSARI-SABTU PON | Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Gunungkidul tahun 2022 menurut politisi PDIP Bambang Krisnadi patut diwaspadai. Tiga tokoh Parlemen buka suara.

“Silakan dicermati dan dikritisi proses penyusunan KUA- PPAS dan APBD 2022,” pinta mantan anggota DPRD DIY seperti ditulis di salah satu grup WhatsApp, 31 Juli 2021.

Siapa tahu, lanjut Bambang Krisnadi, ada kecenderungan postur belanja rutin aparatur pemerintah stabil atau cenderung naik secara wow.

BK, demikian panggilan akrab Bambang Krisnadi mempertanyakan kepedulian terhadap krisis pihak eksekutif dan legislatif dalam menyikapi sikon bahwa negara lagi berjuang melindungi rakyat dari hantaman pandemi covid-19.

Sejauh mana antisipasi DPRD Gunungkidul dan seperti apa responnya terkait desakan yang diajukan Bambang Krisnadi, unsur pimpinan dan anggota pun buka suara.

“Postur APBD 2022 masih konsisten pada penanganan Covid-19,” ujar Heri Nugroho, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul.

Besarnya dana menyesuaikan aturan dari Pusat. Saat ini, terang Heri Nugroho, tidak lebih dari 8% dari total APBD.

Sedikit berbeda dengan pencermatan Ari Siswanto anggota DPRD dari fraksi PKS. Menurutnya, kalau Gubernur menyetujui dibentuknya dua OPD baru yakni Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Peternakan maka konsekuensi logisnya memang terjadi penambahan belanja.

“Untuk Dinas Pemuda dan Olah Raga disediakan dana Rp 11 milyar, sementara Dinas Peternakan Rp 7 milyar,” terang Ari Siswanto.

Sementara itu Suharno politisi NasDem menyoroti, Gunungkidul dengan RPJM 2021-2026 tidak ada tanda Gunungkidul lebih maju.

Menurutnya terlihat di KUAPPAS belanja pegawai cendurung naik pesat. Belanja pegawai dari Rp 849 milyar menjadi Rp 878 milyar lebih.

Menurut Suharno, Gunungkidul dilihat dari target anggaran pendapatan tidak ada kemajuan.

“Proyeksi APBD 2022 Pendapatan sebesar Rp 1.956.228.034.579, PAD Rp 245.510.379.230 Belanja Rp 2.026.943.232.394,” ulas Suharno. (Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

1 hari ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago