Potensi Gelombang Tinggi Terjadi, Nelayan Pesisir Gunungkidul Memilih Tak Melaut

1054

WONOSARI-RABU LEGI | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya peningkatan ketinggian gelombang laut selatan selama beberapa hari ke depan. Nelayan di pesisir Gunungkidul pun melakukan antisipasi.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko mengatakan bahwa, sebanyak 95 persen nelayan sudah tidak melaut lantaran potensi gelombang tinggi. Mereka pun sudah menyandarkan atau (menepikan) kapalnya ke daratan sejak kemarin.

“Keputusan itu diambil lantaran ketinggian gelombang laut terpantau sudah mengalami perubahan sejak kemarin, terutama yang berada di tengah laut,” katanya pada Rabu (24/02/2021) siang.

Demikian juga hal serupa disampaikan Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono, Pihaknya sudah menginformasikan mengenai ketinggian gelombang laut terkini pada para nelayan.

“Mereka kami kirimkan grafik pergerakan gelombang untuk sepekan ke depan, sehingga langsung mengambil tindakan,” katanya.

Berdasarkan dokumentasi yang dikirimkan Marjono, kapal-kapal milik nelayan tampak sudah ditepikan ke daratan. Cuaca sekitar Pantai Baron sendiri terpantau mendung pagi ini. Meski demikian, baik Sunu dan Marjono mengatakan ketinggian gelombang laut yang mencapai tepi pantai masih tergolong landai. Namun imbauan tetap diberikan agar warga tetap waspada.

“Ketinggian gelombangnya sekitar 13 feet (kaki), masih tergolong aman,” kata Marjono.

Terpisah, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah pesisir Gunungkidul. Adapun kondisi ini berlangsung mulai 24 hingga 28 Februari mendatang.

Menurutnya, dampak yang timbul diprediksi berupa gelombang laut tinggi, angin kencang, serta hujan lebat. Kondisi ini dipengaruhi sirkulasi siklonik yang bergerak dari arah utara benua Australia.

“Sirkulasi siklonik ini diprediksi akan tiba di pantai selatan DIY pada 24 Februari (hari ini),” kata Dwikorita, Selasa (23/02/2021) kemarin. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.