OPINI

Presiden, Gubernur Dan Bupati Hasil Pemilu 2024, Dalam Satu Garis Lurus

System Ketatanegaraan Indonesia untuk tahun 2024 sedang dalam upaya perbaikan. Bahwa Eksekutif, mulai dari Gubernur hingga Bupati / Walikota sedang dalam upaya penyatuan langkah menuju terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini sungguh patut dihargai.

Indonesia, saat ini menganut sistem pemerintahan presidensil. Terjadi pemisahan kekuasaan antara Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif berdasarkan prinsip ‘checks and balances’. Ketentuan itu tertuang dalam konstitusi, dengan tetap diperlukan langkah penyempurnaan, terutama pengaturan atas pembatasan kekuasaan.

Pemilu serentak 2024, bahwa antara Pilpres dan Pileg bersamaan akan mengubah konstelasi kebijakan politik di tanah air.

Dalam konsep sederhana, konstelasi dimaknai sebagai kumpulan orang, sifat, atau benda yang saling berhubungan. Dalam arti luas, konstelasi merupakan situasi, kondisi, dan tatanan pemerintahan.

Pemilu serentak 2024 diharapkan bisa menghasilkan langkah kompak dan kongkret antara Kepala Negara dengan Kepala Daerah. Artinya, Kebijakan Pusat akan dijabarkan secara detail oleh Daerah, baik itu Gubernur Bupati / Walikota. Tidak boleh lagi ada friksi seperti Bupati Meranti.

Pemimpin yang terpilih pada pemilu serentak 2024, yang dimaui adalah sesuai dengan roh Sila 4. Mereka diharapkan bisa mengejawantahkan ide Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan, kemudian
menghasilkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Sangat penting pula bahwa prosesi itu akan memperteguh Persatuan Indonesia, kemudian melahirkan Manusia Indonesia yang Adil dan Beradab di bawah bimbingan Tuhan Yang Maha Esa.

 

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

2 hari ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

3 hari ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

3 hari ago

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Peringkat Tertinggi PTKIN di Indonesia

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…

3 hari ago

Ribuan Lulusan Pascasarjana UGM Jalani Proses Wisuda

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…

3 hari ago