Profesor Salim Said: Durasi Kampanye yang Panjang, Menjadi Salah Satu Biang Keributan

3677

JAKARTA, Senin Pon –  Syahwat politik, selama tujuh bulan terakhir diumbar di ruang publik. Umbar aurot itu semakin intensif, manakala  Rabu 17 April 2019 (Pileg–Pilpres) tinggal menghitung hari. Keributan yang terjadi selama ini, karena durasi kampanye yang terlalu panjang.

Prof. Salim Said, di dalam ILC menyatakan,  istilah perang total dan perang badar muncul itu merupakan salah satu konsekuensi logis panjangnya masa kampanye.

Perang, oleh Prof. Salim digambarkan sebagai layaknya anak-anak yang berkelai yang saling lempar batu.

Kena tidak kena, kata Prof. Salim, kelompok yang dilempar akan membalas melempar. Kalau batu habis, sepatu pun dijadikan pengganti peluru.

Baca juga: Rakernis Pidsus 2019, Kejaksaan Bidik Korupsi Besar




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.