Categories: NASIONALPOLITIK

Profesor Salim Said: Durasi Kampanye yang Panjang, Menjadi Salah Satu Biang Keributan

Baca juga: PMII Tolak Politisasi Agama Jelang Pemilu

Tak jauh beda dengan dua pasang Capres-Cawapres pada pemilu 2019. Persaingan tersebut menjadi sangat tajam, sehingga muncul istilah perang.

Terjadi di kedua belah pihak, demikian Prof. Salim  melihat,  anda menang, atau saya yang menang. Kalau saya menang tidak ada jaminan anda selamat.

Untuk meredam perang, menurutnya, terkait masajabatan politik, undang-undang musti didesain ulang, tidak dua periode, melainkan satu masa jabatan dengan durasi yang perlu ditambah.

“Ini untuk menghindarkan Indonesia dari berbagai macam keributan seperti selama ini terjadi,” kata dia. Bambang Wahyu Widayadi

Foto: Prof. Salim Said-Ist

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Bumkalma Terbaik Berskala Nasional, UPK Satu Hati Playen Kelola Aset 17 Miliar

GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…

5 hari ago

Kepala BGN, Naniek Deyang Mengundurkan Diri

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…

5 hari ago

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

1 minggu ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

1 minggu ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

1 minggu ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

1 minggu ago