“Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan 3 in 1 yakni Peserta dilatih secara terampil, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja di dunia industri,” ujarnya.
“Namun, jika peserta yang tertarik untuk berwirausaha secara mandiri melalui pengembangan produk furnitur ini PSG akan mendampingi dalam pengelolaan usaha baik itu pemasaran maupun manajemen usaha,” tutur Budi Oetama Prasetya yang pernah menjabat Ketua DPRD Gunungkidul ini.
VIDEO TERKAIT:
Di tempat yang sama Sigit Haryanto SP mewakili Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul dalam sambutannya menjelaskan bahwa Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul siap menfasilitasi para alumni peserta pelatihan diantaranya mengikutsertakan dalam kegiatan pameran produk dan pemasaran melalui laman web Dinas Perindustrian.
Untuk itu, Haryanto berharap, para peserta dapat berkarya sehingga memiliki produk usaha. Selain itu, ia juga menegaskan saat ini produk seperti industri kerajinan akan memiliki nilai tambah.
“Harganya menjadi tinggi dengan pendekatan jika pengrajin mampu membuat narasi atau cerita sebuah produk,” pungkasnya. (Nur/red)
Page: 1 2
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…