“Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan 3 in 1 yakni Peserta dilatih secara terampil, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja di dunia industri,” ujarnya.
“Namun, jika peserta yang tertarik untuk berwirausaha secara mandiri melalui pengembangan produk furnitur ini PSG akan mendampingi dalam pengelolaan usaha baik itu pemasaran maupun manajemen usaha,” tutur Budi Oetama Prasetya yang pernah menjabat Ketua DPRD Gunungkidul ini.
VIDEO TERKAIT:
Di tempat yang sama Sigit Haryanto SP mewakili Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul dalam sambutannya menjelaskan bahwa Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul siap menfasilitasi para alumni peserta pelatihan diantaranya mengikutsertakan dalam kegiatan pameran produk dan pemasaran melalui laman web Dinas Perindustrian.
Untuk itu, Haryanto berharap, para peserta dapat berkarya sehingga memiliki produk usaha. Selain itu, ia juga menegaskan saat ini produk seperti industri kerajinan akan memiliki nilai tambah.
“Harganya menjadi tinggi dengan pendekatan jika pengrajin mampu membuat narasi atau cerita sebuah produk,” pungkasnya. (Nur/red)
Page: 1 2
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…
WONOSARI - SABTU PON, Sebuah tamparan keras institusi pemerintahan kembali terjadi. Kali ini RDS alias…