“Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan 3 in 1 yakni Peserta dilatih secara terampil, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja di dunia industri,” ujarnya.
“Namun, jika peserta yang tertarik untuk berwirausaha secara mandiri melalui pengembangan produk furnitur ini PSG akan mendampingi dalam pengelolaan usaha baik itu pemasaran maupun manajemen usaha,” tutur Budi Oetama Prasetya yang pernah menjabat Ketua DPRD Gunungkidul ini.
VIDEO TERKAIT:
Di tempat yang sama Sigit Haryanto SP mewakili Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul dalam sambutannya menjelaskan bahwa Dinas Perindustrian Kabupaten Gunungkidul siap menfasilitasi para alumni peserta pelatihan diantaranya mengikutsertakan dalam kegiatan pameran produk dan pemasaran melalui laman web Dinas Perindustrian.
Untuk itu, Haryanto berharap, para peserta dapat berkarya sehingga memiliki produk usaha. Selain itu, ia juga menegaskan saat ini produk seperti industri kerajinan akan memiliki nilai tambah.
“Harganya menjadi tinggi dengan pendekatan jika pengrajin mampu membuat narasi atau cerita sebuah produk,” pungkasnya. (Nur/red)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…
YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…