WONOSARI, JUMAT PAHING – Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul giat melakukan pembersihan rambu dan petunjuk jalan yang kotor (dikotori) pada sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gunungkidul. Dalam pembersihan, Dishub merasa perlu menggandeng Kepolisian.
Sasaran pembersihan rambu kotor di antaranya memotong ranting, melepas banner iklan menempel, dan menghapus coretan vandalisme.
Kasi Pengendali dan Operasi, Dishub Gunungkidul, Bayu Aji mengatakan, masih ditemukan rambu lalu lintas dan petunjuk jalan dengan kondisi rusak.
“Beberapa rambu dan petunjuk jalan terutama yang berada di kawasan sepi, rawan menjadi sasaran oknum nakal,” kata Bayu, Kamis, (13/09).
Dia menambahkan, tertutupnya rambu serta petunjuk jalan bisa membingungkan masyarakat, khususnya yang masih asing dengan wilayah Gunungkidul. Bahkan ini bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Dishub menyesalkan, kata Bayu, masih ada oknum yang suka mengotori rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk jalan di Gunungkidul.
Menurutnya, kerjasama dengan kepolisian perlu dilakukan guna menindak mereka. Oknum nakal yang tertangkap basah merusak rambu dan petunjuk jalan perlu dijatuhi sanksi.
“Kami tidak segan menindak pelaku yang ketahuan merusak fasilitas publik,” tegasnya. (bewe/ig)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…