WONOSARI, JUMAT PAHING – Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul giat melakukan pembersihan rambu dan petunjuk jalan yang kotor (dikotori) pada sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gunungkidul. Dalam pembersihan, Dishub merasa perlu menggandeng Kepolisian.
Sasaran pembersihan rambu kotor di antaranya memotong ranting, melepas banner iklan menempel, dan menghapus coretan vandalisme.
Kasi Pengendali dan Operasi, Dishub Gunungkidul, Bayu Aji mengatakan, masih ditemukan rambu lalu lintas dan petunjuk jalan dengan kondisi rusak.
“Beberapa rambu dan petunjuk jalan terutama yang berada di kawasan sepi, rawan menjadi sasaran oknum nakal,” kata Bayu, Kamis, (13/09).
Dia menambahkan, tertutupnya rambu serta petunjuk jalan bisa membingungkan masyarakat, khususnya yang masih asing dengan wilayah Gunungkidul. Bahkan ini bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Dishub menyesalkan, kata Bayu, masih ada oknum yang suka mengotori rambu-rambu lalu lintas serta petunjuk jalan di Gunungkidul.
Menurutnya, kerjasama dengan kepolisian perlu dilakukan guna menindak mereka. Oknum nakal yang tertangkap basah merusak rambu dan petunjuk jalan perlu dijatuhi sanksi.
“Kami tidak segan menindak pelaku yang ketahuan merusak fasilitas publik,” tegasnya. (bewe/ig)
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…
SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…