Soal sodakoh dengan cara rebutan makanan, Agus Kamtono merujuk upacara di lingkaran kraton. Menurutnya, di Jogja ada Grebeg Sekaten, di Gunungkidul ada Gunungan Wulu Wetu.
“Berebut makanan pada gunungan yang berupa bahan makanan hasil pertanian itu tidak apa apa,” tegasnya.
Rasul Gubug Gedhe: Bupati Gunungkidul Didaulat Ngibing Tayub
Menyoroti berebut sekaligus lempar-lemparan makanan seperti terjadi di Sendang Beji, Desa Pengkol Agus Kamtono menilai, itu tidak sesuai dengan norma, juga etika.
“Makanan direbut untuk dinikmati, bukan dibuang,” katanya.
Sebagai pemegang otoritas kebudayaan, dia menghimbau, agar masyarakat tidak melakukan hal yang kontraproduktif.
“Yang tidak butuh, sebaiknya tidak usah ikut berebut,” pintanya. (Bambang Wahyu Widayadi)












