Rekrutmen CPNS Kategori Pendidik Mengecewakan, FHSN akan Melakukan Aksi

45

WONOSARI, SELASA PAHING – Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN), Gunungkidul berencana akan melakukan aksi ke Jakarta untuk menuntut kesejahteraan. Mekanisme rekruitmen dinggap mengecewakan.

Aris Wijayanyo Ketua FHSN Gunungkidul, mengungkapkan aksi anggota akan dilakukan di Jakarta, Rabu (24/10). Aksi ini akan melibatkan komite nasional aparatur sipil negara, gabungan dari semua pegawai honorer.

Menurut Aris hal ini sudah dikomunikasikan dengan pengurus. Akan ada perwakilan honorer dari setiap kecamatan. Aksi akan diikuti oleh guru honorer Gunungkidul.

“Ini ungkapan kekecewaan guru honorer atas mekanisme rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga pendidikan, karena tidak mengakomodasi guru honorer yang berusia di atas 35 tahun,” ungkapnya, Selasa (09/10).

Selain akan melakukan aksi, lanjut dia, FHSN juga mendesak Pemkab agar surat keputusan (SK) Bupati terkait tunjangan kesejahteraan guru honorer segera direalisasikan. Sampai saat ini belum jelas, oleh karenanya dia akan bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.

“Dengan terbitnya SK, setidaknya dapat menambah kesejahteraan para guru honorer,” harapnya.

Kepala Disdikpora Kabupaten Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, terkait kebijakan rekrutmen CPNS menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Dia telah berupaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer atau guru tidak tetap (GTT), tetapi untuk memperoleh SK harus memenuhi beberapa kriteria.

“Kalau sudah mendapatkan SK, ada tunjangan Rp 600 ribu,” pungkasnya. (Joko)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.