GEDANGSARI, SELASA LEGI – Warga Desa Serut, Kecamatan Gedangsari berkumul di Sendang Banyu Urip, Senin (13/08) untuk keperluan Nyadran. Mereka berjubel di Sendang Banyu Urip yang berada di Padukuhan Serut Rt 07/01, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari.
Ketua Panitia Nyadran, Siswanto menyatakan, warga melaksanakan tradisi sadranan setahun sekali usai panen hasil pertnian.
Dalam acara itu berbagai hiburan ditampilkan meliputi jathilan, reyog, tayub, campursari. Wayang kulit semalam suntuk sebagai penutup, manggung Senin malam di Balai Desa Serut.
Sadranan, menurut Siswanto merupakan upaya pelestaria tradisi leluhur.
Acara dipusatkan di Sendang Sumber Banyu Urip, dengan alasan Sendang tersebut merupakan petilasan pendahulu Desa.
Juru kunci Sendang Banyu Urip, Arjo Karsono yang biasa dipanggil Mbah Semi (85), menuturkan, Sendang Banyu Urip adalah peninggalan Eyang Gongso, Nyai Pandansari, Gus Kuncung dan Raden Ayu.
Menurutnya, meski kemarau panjang, Sendang Banyu Urip tak pernah kering. (Joko/ig)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…