GUNUNGKIDUL – Jumat Legi | Membangun Kabupaten Gunungkidul itu adalah membangun jiwa, bukan membeli kedaulatan politik.
Isi Kabupaten Gunungkidul itu secara garis besar ada dua yakni manusia dan alam. Keduanya diciptakan bersahabat, tetapi acap kali manusia mengkhianati persaudaraan, sehingga muncullah persoalan berupa ketidakseimbangan.
VIDEO TERBARU :
Sebagian besar orang beranggapan, bahwa saya sedang menyederhanakan persoalan pelik yang dihadapi Gunungkidul yang notabene merupakan Kabupaten terluas di DIY.
Sama sekali tidak. Saya memiliki argumen mendasar, bahwa membangun Gunungkidul itu harus dimulai dari dua potensi sumberdaya yaitu dari jiwa manusia dan alam.
Saya berkeyakinan, manusia maupun alam Gunungkidul harus diselamatkan, karena keduanya berada di ambang batas mengkhawatirkan, sementara para elite penguasa, tokoh masyarakat dan para intelektual tidak kunjung menyadarinya.
Ketidakseimbangan yang terjadi di Gunungkidul itu jelas tampak di depan mata.
Sebut misalnya banjir, kekurangan air, stunting, bunuh diri, gantung diri, angka fakir miskin 17%, intoleransi, terorisme, penggempuran bentang alam karst, konflik pokdarwis dengan pemerintah tidak kunjung henti, pemberantasan miras tak rampung-rampung, narkoba, prostitusi terselubung, kematian karena laka lantas, dan masih banyak persoalan lain.
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…