GUNUNGKIDUL – Jumat Legi | Membangun Kabupaten Gunungkidul itu adalah membangun jiwa, bukan membeli kedaulatan politik.
Isi Kabupaten Gunungkidul itu secara garis besar ada dua yakni manusia dan alam. Keduanya diciptakan bersahabat, tetapi acap kali manusia mengkhianati persaudaraan, sehingga muncullah persoalan berupa ketidakseimbangan.
VIDEO TERBARU :
Sebagian besar orang beranggapan, bahwa saya sedang menyederhanakan persoalan pelik yang dihadapi Gunungkidul yang notabene merupakan Kabupaten terluas di DIY.
Sama sekali tidak. Saya memiliki argumen mendasar, bahwa membangun Gunungkidul itu harus dimulai dari dua potensi sumberdaya yaitu dari jiwa manusia dan alam.
Saya berkeyakinan, manusia maupun alam Gunungkidul harus diselamatkan, karena keduanya berada di ambang batas mengkhawatirkan, sementara para elite penguasa, tokoh masyarakat dan para intelektual tidak kunjung menyadarinya.
Ketidakseimbangan yang terjadi di Gunungkidul itu jelas tampak di depan mata.
Sebut misalnya banjir, kekurangan air, stunting, bunuh diri, gantung diri, angka fakir miskin 17%, intoleransi, terorisme, penggempuran bentang alam karst, konflik pokdarwis dengan pemerintah tidak kunjung henti, pemberantasan miras tak rampung-rampung, narkoba, prostitusi terselubung, kematian karena laka lantas, dan masih banyak persoalan lain.
SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…