PLAYEN-RABU PAHING | Sebanyak 44 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan penertiban dan pengosongan warung bakmi, yang menempati lahan aset milik Pemerintah Daerah (Pemda) DIY di Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, tanpa mengantongi ijin, Rabu, (10/02/2021).
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, S.Pd menjelaskan, lahan tersebut merupakan aset milik Pemda DIY yang bersertifikat hak pakai atas nama Disperindag Kabupaten Gunungkidul dengan luas lahan 16.000 m2.
“Sebelumnya lahan tersebut didirikan bangunan warung bakmi oleh saudara Purwanto namun tanpa surat ijin yang syah dari Pemda DIY,” jelas Suryanto.
Lebih lanjut Suryanto menyampaikan, menurut pengakuan Purwanto, dirinya menempati lahan tersebut sudah ada ijinnya dari Pemda DIY yang diurus oleh Suwignyo. Namun, ketika Biro Hukum Pemda DIY meminta surat ijinnya, Suwignyo tidak bisa menunjukkannya.
“Sebelum eksekusi dilaksanakan, Pemda DIY telah memanggil Purwanto dan Suwignyo sebanyak 3 (tiga) kali tapi tidak dihadiri. Pada saat dilakukan eksekusi, yang bersangkutan bersedia dengan kesadaran sendiri membongkar atau mengosongkan lahan tersebut,” tutup Suryanto. (Agus SW)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…