PEMKAB GUNUNGKIDUL

Satpol-PP: Kesulitan Halau Kerumunan di Destinasi Wisata Alasan Kewenangan, Immawan: Membandel, Kami Siap Menutup

WONOSARI-RABU PAHING | Ramainya salah satu destinasi wisata di pesisir selatan Gunungkidul tengah menjadi perbincangan publik. Pasalnya, kerumunan tersebut terjadi saat PSTKM tengah diberlakukan.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol-PP Kabupaten Gunungkidul Sugito mengakui sulit untuk menghalau kerumunan massa. Utamanya di destinasi wisata.

Berkaitan dengan kerumunan massa di destinasi wisata baru tersebut, Sugito menyatakan, bahwa ada pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di sana.

“Teguran tertulis pun sudah dilayangkan ke pengelola destinasi,” katanya, Rabu (10/02/2021) sore.

Menurutnya, tindakan yang diambil telah sesuai Instruksi bupati tentang PTKM. Namun, menurutnya tak menutup kemungkinan akan ada sanksi yang lebih berat jika memang diberikan wewenangan.

“Kalau hasil rekomendasi menyarankan tindakan yustisi tentu akan kami laksanakan,” ujar Sugito.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengultimatum akan menutup destinasi wisata yang melanggar.

Pernyataan itu diberikan pasca ramainya potongan video tentang kerumunan di tempat wisata baru tersebut.

Menurutnya, sudah ada kesepakatan dengan pengelola wisata hingga pelaku usaha terkait untuk mematuhi instruksi PSTKM. Mereka diijinkan beroperasi namun harus patuh pada protokol kesehatan (prokes).

“Kalau memang tetap membandel, maka kami siap menutupnya,” kata Immawan.

Sedang Instruksi Bupati Gunungkidul tentang PSTKM, waktu operasional destinasi wisata dan pelaku usaha terkait diberikan ijin hingga pukul 03.00 – 21.00 WIB. Jumlah pengunjung pun dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas total.

Aturan tersebut sudah dilonggarkan dari instruksi sebelumnya. Sebab saat itu operasional hanya boleh dilakukan mulai pukul 03.00-18.00 WIB. Syarat Rapid Antigen Test pun sudah ditiadakan. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Mencuri Motor, Warga Gunungkidul Ditangkap Polisi

BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…

1 hari ago

Lemot Buka Rekam Medis, RSUD Wonosari Disomasi

GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…

2 hari ago

Keluarga Besar Partai Golkar Berduka, Tokoh Politik Senior Berpulang

GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…

2 hari ago

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

5 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

5 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

5 hari ago