SBY Nabok Nyilih Tangan

211

YOGYAKARTA, SELASA PAHING – SBY dan Partai Demokrat semula ngotot, bahwa AHY cawapres. Putra mahkota selalu didorong ke dalam harga tawar saat rembuk berkoalisi. Tiba2 SBY mengeluarkan pernyataan laiknya seorang negarawanan.

“Memang begitulah seni dan gaya politik SBY dan Demokrat. Bisa disebut nabok nyilih tangan,” ujar Budi Oetama Prasetya (BOP) (31/07).

Dia menganalisa, telah ada kesepakatan dengan Prabowo bahwa cawapresnya adalah AHY, maka akan lebih elegan jika kemudian yang didorong, menyatakan cawapres adalah Prabowo.

SBY kemudian menjalankan agenda-agenda berikutnya yaitu menaklukan PKS. SBY merasa tidak perlu lagi untuk secara tegas menyatakan harus AHY- cawapres baik pernyataan langsung maupun dengan kriteria-kritera. Dia bergaya seorang negarawanan, kemudian menyatakan biarlah Prabowo yang menentukan cawapres.

Sesunghuhnya mereka telah sepakat bahwa Agus Harimurti Yudoyono adalah cawapres Prabowo

Untuk memuluskan langkah itu, papar BOP, maka agenda berikutnya bagaimana membuat PKS bertekuklutut mendukung AHY sebagai cawapres.

“Kita lihat kelit politik antara keduanya. Tentu fatsun politik keduanya sangat jelas, dalam politik tak ada yang gratis. Dalam negosiasi pasti terjadi kamu dapat apa, aku dapat berapa,” pungkasnya. (agung)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.