SBY SEHARUSNYA MERAPAT KE JOKOWI

309

YOGYAKARTA, KAMIS WAGE – Permainan politik SBY makin jelas, dia cenderung ke kubu Prabowo. Padahal sebenarnya lebih menguntungkan jika SBY merapat ke Jokowi.

Meski ada hambatan psikologis yang sesungguhnya lebih besar dibanding jika SBY merapat ke JOKOWI meski Disitu ada Bu Mega, namun tampaknya SBY lebih mendekat ke kubu Prabowo.

Ini bisa dimaklumi karena faktor sejarah dan kekerabatan. Pada Pilpres 2014 meski tidak secara resmi mendukung Prabowo tetap saja kentara, SBY dan Demokrat lebih mendukung mantan Ndanjen Kopasus, karena Hatta Rajasa cawapres adalah besan SBY.

Demikian juga dalam perhelatan akbar Pilkada DKI nampak benar kedekatan keduanya dalam menggulingkan AHOK.

Berdasarkan kalkulasi probabilitas (kemungkinan jadi) jika SBY berani, maka dia harus merapat ke Kubu Jokowi.

Menurut saya sedikitnya ada 4 (empat) hal yang menjadi dasar perhitungan.

Pertama, AHY belum punya pengalaman dalam pemerintahan. Dipaksakan menjadi Cawapres sesungguhnya belum saatnya.

Kedua, dengan hasil kerja nyata, peluang Jokowi terpilih kembali sangat besar, elektabikitasnya mendekati 50%.

Ketiga, Jokowi mimiliki kedekatan dengan rakyat. Dia presiden bersih dari kasus KKN, bahkan seluruh keluarganya dicegah, dilarang terlalu dekat dengan pusat kekuasaan.

Keempat, dukungan partai sudah menguasai lebih 60% suara akan menjadi mesin pemenangan yang signifikan, karena pemilu kali iniserentak.

Begitulah jika SBY ada keberanian. Namun kita semua tetap menghormati dan menghargai pilihan beliau. (Budi Oetama Prasetya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.