Categories: PEMERINTAHAN

Sebagai Kabupaten Peduli HAM Gunungkidul Raih Penghargaan

WONOSARI, Senin Kliwon – Gunungkidul kembali mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2017. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dalam Peringatan Hari HAM Sedunia ke-69 di The Sunan Hotel Solo, Minggu (10/12).

Acara ini dihadiri Presiden RI, Ir H Joko Widodo, Menkumham Yasonna Laoly, dan ratusan kepala daerah. Dalam laporannya, Menkumham antara lain mengatakan pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan soal HAM hingga ke daerah.

Hal itu terlaksana melalui Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) memasuki generasi ke-4. Disampaikan Yasonna seperti dikutip antaranews.com

“Tahun 2017, aksi HAM di daerah hingga saat ini mencapai 52,26 persen, dan diharapkan di akhir tahun ini pemerintah daerah dapat mempercepat pelaksanaan aksi HAM daerah hingga mencapai 100 persen,” kata Yasonna

Menkumham juga mengaku telah membuat peraturan terkait penerapan materi muatan HAM agar penyusunan peraturan daerah dan produk hukum daerah dengan memperhatikan nilai HAM dapat tercapai.

Adapun dalam acara itu dibagikan penghargaan untuk 232 daerah dari provinsi, kota, dan kabupaten yang masuk kategori peduli HAM, dan 84 kategori cukup peduli HAM.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Presiden kepada tiga provinsi, yakni Jawa Tengah, Bangka Belitung dan Bali.

Lalu untuk kategori kota di wakili Kota Solo, Gunungsitoli dan Ambon.

Sementara kategori kabupaten, meliputi Tapin, Sangihe, dan Mimika. Sedangkan sisanya diserahkan Menkumham dan Gunungkidul termasuk salah satu kabupaten yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Seusai menyerahkan penghargaan simbolis, Jokowi mengaku mengapresiasi kinerja semua pihak yang turut berkontribusi menyalurkan prinsip-prinsip HAM di Indonesia. Disisi lain Presiden menegaskan, masih terdapat Pekerjaan Rumah (PR) untuk menuntaskan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Jokowi menganggap pelanggaran HAM masa lalu masih menjadi PR bangsa yang harus dituntaskan. Untuk itu butuh kerja keras semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk menuntaskan PR tersebut.

“Kerja bersama kita hadirkan untuk peradilan HAM, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Presiden RI mengajak para pemimpin daerah untuk senantiasa turun ke bawah agar mengetahui masalah-masalah dalam masyarakat. Jokowi mencontohkan kegiatan blusukan yang sering ia lakukan.

Hal itu sebagai upaya agar pemimpin daerah besinggungan langsung, mendengarkan keluh kesah masyarakat, lalu tercipta solusi sebagai langkah pemerataan HAM kepada masyarakat. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago