NGLIPAR-MINGGU LEGI | Punthuk Kepuh sebagai subyek wisata baru di Kalurahan Katongan Kapanewon Nglipar Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta dikepung air mata mempelai. Artinya destinasi tersebut direboisasi tanaman bunga untuk pengembangan tawon lanceng sebagai penghasil madu.
Hal di atas terungkap di dalam gerakan penghijauan yang dilakukan berbagai elemen masyarakat di Kepuhsari, Katongan, Gunungkidul Minggu (10/01).
Jumawan Lurah Katongan mengatakan, bahwa destinasi itu belum diresmikan. Menurut rencana akan diluncurkan pertengahan bulan Februari 2021 setelah bupati terpilih H. Sunaryanto dilantik oleh Gubernur.
Sugeng Aprianto atas nama komunitas Janur Kuning menginformasikan bahwa bibit yang ditanam di Punthuk Kepuh berupa tanaman tahunan dan aneka macam bunga.
“Jumlah bibit lebih dari 300 batang di antaranya akasia mangium, pile serta bunga air mata mempelai,” ungkapnya.
Hadir dalam gerakan tersebut Penewu Kapolsek Komandan Koramil Nglipar mantan anggota DPRD DIY Slamet S.Pd. MM serta utusan dari Calon Bupati terpilih (Bambang)












