Sendratari Kontingen Nglipar Berdebar-Debar

428

KARANGMOJO – Minggu Legi | Limabelas Desa Budaya tarung untuk yang kesekian kalinya setelah tahun lalu beraksi di lapangan  Gubug Gedhe, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari.

Dalam tajuk Memetri Budaya, pagelaran hari pertama, Sabtu (12/10/19) yang dipandu pembawa acara Timbul Hariatmoko dan kawan-kawan, di lapangan Desa Bejiharjo, Karangmojo.

Video terkait:

Pentas diawali Jongko Kang Jinangkung, Desa Wiladeg. Disusul Babal Madu Kucing, Desa Semanu, Dumadining Batur, Desa Putat,  Ron Jati Malelo, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari, dilanjutkan  Desa Katongan, Kecamatan Nglipar.

Grup ini menampilkan sendratari Ngumboro, sebuah cerita perjalanan pelarian bangsawan Majapahit.

Muryanta sutradara Ngumboro menyatakan, penata tari ditangani Ahmad Hidayat, penata iringan Sandiyo, S.Sn, Rias Sumijo.SIP. Sementara seniman pendamping: Sulus Priyono, SSn.

“Alhamdulillah, menurut beberapa pengamat, penampilan Desa Budaya Katongan memukau penonton,” ujar Muryanto.

Nglipar, kata Muryato, boleh berharap, namun keputusan tetap berada di tangan dewan juri.

Kecuali, Giripurwo, grup sendratari yang didominasi anak muda itu menampilkan cerita yang berkaitan dengan legenda.

Hari Minggu 13 Oktober kontes kebolehan Desa Budaya dilanjutkan. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.