Kemarau Panjang Warga Ngoro – oro Berdo’a Sekaligus Berupaya Membantu Air Bersih

296

PATUK-Minggu Legi | Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul membawa dampak kekeringan yang semakin meluas. Di beberapa wilayah, masyarakat mulai kesulitan air bersih. Mengharap segera diturunkan hujan, ratusan masyarakat Desa Ngoro – oro, Kecamatan Patuk, menggelar shalat Istisqa di lapangan Desa Ngoro – oro, Sabtu (12/10/2019).

Bertindak sebagai khatib, Hj Danuri, Sholat Istisqa diikuti sekitar 300 jamaah beserta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Ngoro – oro.

Video terkait:

Sukasto, ketua penyelenggara menyampaikan, tujuan sholat Istisqa yakni untuk meminta hujan kepada Allah SWT. Kemarau di tahun 2019 ini dirasa sudah sangat panjang, sehingga masyarakat mulai mengalami kesulitan dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Semoga Shalat Istisqa ini, Allah SWT memberikan kita rahmat dengan menurunkan hujan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam Shalat tersebut, seluruh jamaah diajak untuk berikhtiar agar diberikan kemudahan, kenikmatan, dan kedamaian serta hujan segera diturunkan.

Pada kesempatan tersebut, Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah melaksankan sholat Istisqa.

“Semoga ikhtiar ini dihijabani oleh Allah SWT. Amin,” ucapnya.

Sukasta menambahkan, infak yang terkumpul dari kegiatan ini, nantinya akan disumbangkan, dalam bentuk dropping air bersih ke warga yang membutuhkan.

Sementara itu, salah satu jamaah Shalat Istisqa, Gandung Sukamta menyampaikan, semoga tidak lama lagi hujan segera turun membawa keberkahan bagi semua.

“Semoga kemarau segera berakhir, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan air,” ujarnya. (Gandung)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.