Sentra Batik dengan Pewarna Getah Pohon

264

GEDANGSARI, Rabu Legi | Ibu-ibu kreatif Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, menciptakan karya batik pewarna alami, menggunakan berbagai macam getah pohon.

Andit,(40) salah satu anggota kelompok menuturkan, pewarna batik yang ia buat asli berbahan alami.
Ia mencontohkan pewarna diambil dari daun jati, jarak, daun tawas, daun ceri (talok), daun mangga, dan masih banyak lagi daun-daun yang bisa digunakan untuk bahan pewarna batik.

 

Baca juga

Kamijan Pendek, Pengamen Bermodal Jutaan Rupiah

Bahkan menurutnya, bahan pewarna alami batik ini bisa juga menggunakan kulit bawang Bombay.

“Hanya teknik pewarnaannya saja yang berbeda,” terangnya, 01/05/2019.

Dikatakan Andit batik hasil karyanya dipasarkan secara online, serta mengikuti pameran. Dengan metode pemasaran yang selama dijalankan, respon masyarakat pecinta batik cukup bagus, Iapun dibanjiri orderan.

“Seperti saat ini orderan dengan kain sutra menggunakan teknik junjung,” ujar Andit.

Ia mengaku paling banyak permintaan di pasaran bahan mentah, tas, dan baju.

“Ya tergantung permintaan pelanggan di pasaran,” pungkasnya. (jkn)

 

Video terkait

 

Baca juga

Dukung Ekonomi Masyarakat, MPM Finance Kerjasama Dengan BUMDES Tileng




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.