GEDANGSARI, Rabu Legi | Ibu-ibu kreatif Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, menciptakan karya batik pewarna alami, menggunakan berbagai macam getah pohon.
Andit,(40) salah satu anggota kelompok menuturkan, pewarna batik yang ia buat asli berbahan alami.
Ia mencontohkan pewarna diambil dari daun jati, jarak, daun tawas, daun ceri (talok), daun mangga, dan masih banyak lagi daun-daun yang bisa digunakan untuk bahan pewarna batik.
Baca juga
Bahkan menurutnya, bahan pewarna alami batik ini bisa juga menggunakan kulit bawang Bombay.
“Hanya teknik pewarnaannya saja yang berbeda,” terangnya, 01/05/2019.
Dikatakan Andit batik hasil karyanya dipasarkan secara online, serta mengikuti pameran. Dengan metode pemasaran yang selama dijalankan, respon masyarakat pecinta batik cukup bagus, Iapun dibanjiri orderan.
“Seperti saat ini orderan dengan kain sutra menggunakan teknik junjung,” ujar Andit.
Ia mengaku paling banyak permintaan di pasaran bahan mentah, tas, dan baju.
“Ya tergantung permintaan pelanggan di pasaran,” pungkasnya. (jkn)
Video terkait
Baca juga
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…